Stats NZ mencatat tingkat pengangguran naik menjadi 5,7 persen pada kuartal III 2026, level tertinggi sejak pertengahan 2015 dan melampaui ekspektasi pasar di 5,5 persen. Data tenaga kerja yang lemah ini menekan dolar Selandia Baru dan menggoyang ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral pada Desember.
Serapan tenaga kerja turun 0,1 persen secara kuartalan, berbalik dari pertumbuhan pada kuartal II dan jauh di bawah konsensus pasar yang memperkirakan kenaikan 0,4 persen. Jumlah orang yang bekerja berkurang sekitar 5.000 menjadi 2,891 juta, sementara tingkat partisipasi angkatan kerja turun ke 70,4 persen dari 70,7 persen.
Pelemahan terlihat lebih dalam pada komposisi data. Pekerja penuh waktu (full-time) berkurang 17.000, sebagian tertutupi penambahan 15.000 pekerja paruh waktu (part-time), sementara jam kerja aktual anjlok 1,6 persen secara kuartalan. Tingkat underutilisasi, yang mengukur kapasitas kerja tak terpakai, bertahan di 13,8 persen atau setara sekitar 438.000 orang.
Tekanan upah swasta juga melandai. Indeks Biaya Tenaga Kerja (Labour Cost Index) sektor swasta di luar lembur melambat ke 0,4 persen secara kuartalan dari 0,7 persen, dengan pertumbuhan tahunannya turun ke 2,0 persen. Meski begitu, sejumlah ukuran upah yang lebih luas masih menunjukkan kenaikan moderat, sehingga gambaran perlambatan upah belum merata.
Data ini dirilis sekitar pukul 04.45 WIB pada Rabu (4/11), beberapa hari setelah Reserve Bank of New Zealand (RBNZ, bank sentral Selandia Baru) mempertahankan suku bunga acuan (Official Cash Rate) di 2,75 persen pada 28 Oktober dengan suara terbagi 4 banding 3. Menurut TradingView, Gubernur RBNZ Anna Breman tetap memberi sinyal kemungkinan kenaikan lanjutan. Namun pengangguran yang melampaui proyeksi RBNZ sendiri di 5,5 persen membuat pasar bertaruh kenaikan Desember makin kecil, dengan imbal hasil obligasi dua tahun Selandia Baru turun sekitar 6 basis poin setelah rilis.
Kenapa ini penting untuk forex
Data ketenagakerjaan adalah jembatan utama antara ekonomi riil dan ekspektasi suku bunga. Ketika pengangguran naik dan pertumbuhan upah melambat, bank sentral punya ruang lebih kecil untuk mengetatkan kebijakan, sehingga selisih imbal hasil (yield) dengan negara lain cenderung menyempit dan mata uang melemah. Inilah saluran yang menekan dolar Selandia Baru setelah data rilis. Pasangan NZD/USD, NZD/JPY, dan AUD/NZD biasanya paling responsif karena pasar kerap membandingkan kebijakan RBNZ dan bank sentral Australia sebagai bank sentral kawasan Pasifik.
Yang dipantau
- Pemilihan umum Selandia Baru pada Sabtu (7/11), yang bisa menambah ketidakpastian politik jangka pendek untuk dolar NZ.
- Keputusan suku bunga RBNZ berikutnya pada 9 Desember, dengan harga pasar kini condong ke penahanan suku bunga.