Minggu, 8 November 2026 ● Jakarta, WIB68 artikel terbit · Briefing terbaru pukul 06:03 WIB
Edisi Minggu

Berita fundamental forex berbahasa Indonesia.
Data, bank sentral, dan konteksnya.

Briefing Harian

Briefing Harian: NFP AS Melonjak, Dolar Menguat, 8 November 2026

Minggu, 8 November 2026Terbit pukul 06:03 WIBJenis: Harian
Indikator terkaitNFPThe FedDolar ASEmasBrentIranNZD
INTI HARI INI

Pemberi kerja AS menambah 165.000 pekerjaan pada Oktober, jauh di atas ekspektasi, dan pengangguran turun ke 4,1 persen sehingga peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember naik. Pasar tutup pada akhir pekan, dan perhatian beralih ke data inflasi CPI AS pada Selasa.

01 Rekap kemarin: laporan tenaga kerja AS jauh di atas ekspektasi

Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan pemberi kerja menambah 165.000 pekerjaan nonpertanian pada Oktober, hampir tiga kali lipat perkiraan sekitar 65.000 dalam jajak pendapat Reuters. Tingkat pengangguran turun ke 4,1 persen dari 4,2 persen, dan data dua bulan sebelumnya direvisi naik dengan total 84.000 pekerjaan: Agustus menjadi 186.000 dan September menjadi 60.000. Upah per jam naik 0,4 persen dalam sebulan dan 3,1 persen dalam setahun. Di sisi lain, ukuran pengangguran luas U-6 naik ke 7,9 persen dari 7,6 persen.

Pasar menaikkan peluang kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada pertemuan 8-9 Desember menjadi sekitar 77 persen, menurut CME FedWatch, dari sekitar 66 persen sebelum laporan. Presiden Fed New York John Williams pada Jumat mengatakan ekonomi AS sangat tangguh dan pasar tenaga kerja solid, tetapi inflasi masih terlalu tinggi dan perlu kembali ke target 2 persen.

Survei pendahuluan University of Michigan mencatat sentimen konsumen AS naik ke 51,0 pada November dari 48,0 pada Oktober, di atas perkiraan 48,0. Ekspektasi inflasi setahun turun ke 4,3 persen dari 4,7 persen, dan ekspektasi jangka panjang turun ke 3,4 persen dari 3,5 persen. Perlu dicatat, wawancara survei berlangsung 20 Oktober sampai 2 November, sebelum hasil pemilu sela dan gejolak pasar pekan ini. Rilis final November dijadwalkan 20 November.

Di Jepang, upah nominal naik 4,6 persen pada September, laju tercepat sejak Januari 1997, dan upah riil naik 2,2 persen.

02 Pasar: Nasdaq rebound, dolar AS naik

Saham AS menutup Jumat dengan hasil campuran. Nasdaq Composite naik 1,09 persen ke 24.579,42 dan S&P 500 naik 0,31 persen ke 7.376,86, sementara Dow Jones turun 0,46 persen ke 51.285,73. Sepanjang pekan, S&P 500 turun sekitar 2,7 persen dan Nasdaq sekitar 3,4 persen setelah anjlok lebih dari 5 persen pada Kamis. Indeks dolar AS naik sekitar 0,7 persen ke 102,3. Euro turun ke sekitar 1,1143 dolar AS dan poundsterling ke sekitar 1,3352 dolar AS, sementara dolar AS naik terhadap yen ke sekitar 158,5 yen. Emas bertahan di sekitar 4.070 dolar AS per ons dan minyak Brent di sekitar 98 dolar AS per barel. Di Asia, Nikkei Jepang anjlok 6 persen pada Jumat dan masuk bear market, sementara KOSPI Korea Selatan turun 6,02 persen.

03 AS-Iran: serangan terbatas dan mediasi Qatar berlanjut

Presiden AS Donald Trump pada Jumat mengonfirmasi militer AS melakukan serangan terbatas terhadap sistem pertahanan udara Iran di Pulau Qeshm, dekat Selat Hormuz. Media pemerintah Iran melaporkan dua ledakan di wilayah Suza, Qeshm. AS juga menawarkan hadiah hingga 20 juta dolar AS untuk informasi tentang program nuklir Iran melalui program Rewards for Justice. Di jalur diplomasi, Perdana Menteri Qatar mengatakan mediasi masih aktif dan menyatakan yakin kesepakatan dapat dicapai, sementara Trump mengatakan sedang mengkaji proposal 14 poin dari Iran tetapi meragukan kesepakatan bisa tercapai.

04 Pemilu Selandia Baru buntu

Pemilu Selandia Baru pada Sabtu berakhir tanpa pemenang jelas. Koalisi petahana diproyeksikan meraih 67 dari 130 kursi parlemen, dan sekitar 500.000 suara khusus baru dihitung pada 27 November.

05 Agenda hari ini

Tidak ada rilis data ekonomi berdampak besar yang dijadwalkan pada Minggu, 8 November. Pasar saham dan sebagian besar pasar keuangan tutup pada akhir pekan. Satu-satunya agenda yang tercatat adalah pidato pejabat Reserve Bank of Australia dan pertemuan menteri keuangan zona euro (Eurogroup dan EcoFin), keduanya berdampak rendah bagi pasar valuta.

06 Yang dipantau

  • Senin, 9 November pukul 08.30 WIB: inflasi konsumen dan produsen Tiongkok untuk Oktober.
  • Senin, 9 November pukul 22.00 WIB: pidato Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee dan data perdagangan grosir AS.
  • Selasa, 10 November pukul 20.30 WIB: inflasi konsumen AS (CPI) Oktober, dengan perkiraan konsensus naik 0,3 persen dalam sebulan untuk angka utama dan 0,2 persen untuk angka inti. Ini menjadi rilis inflasi terakhir yang dilihat The Fed sebelum keputusan suku bunga Desember.
  • Rabu, 11 November: tidak ada rilis Biro Statistik Tenaga Kerja AS karena libur Veterans Day di AS.
  • Perkembangan konflik AS-Iran dan pergerakan harga energi.

Sumber: Biro Statistik Tenaga Kerja AS, University of Michigan, Reuters, CME FedWatch, Institute for the Study of War, KabarFX. Konten KabarFX bersifat edukasi, bukan rekomendasi atau nasihat keuangan.