Harga minyak mentah Brent anjlok 8,7 persen ke 94,62 dolar AS per barel pada penutupan Rabu (4/11) waktu AS atau Kamis (5/11) dini hari WIB. Penurunan menyusul kemenangan Partai Demokrat di pemilu tengah periode yang membuat investor menilai perang AS-Israel dengan Iran kian dekat berakhir.
Brent turun 8,98 dolar AS dalam satu sesi dan ditutup di level terendah sejak 31 Agustus, menurut Reuters. West Texas Intermediate (WTI) ikut jatuh 8,3 persen atau 7,97 dolar AS ke 88,12 dolar AS per barel.
Partai Demokrat merebut kendali Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat AS dalam pemilu Selasa (3/11). Investor menilai kekalahan Partai Republik melemahkan posisi Presiden Donald Trump dan memperbesar peluang penyelesaian perang lewat negosiasi.
Trump mengatakan kepada Financial Times pada Selasa (3/11) bahwa AS tidak punya rencana langsung menyerang Iran, lalu mengakui perang Iran ikut berperan dalam kekalahan partainya. Wakil Presiden AS JD Vance pun menyalahkan konflik itu atas kekalahan di pemilu.
Menurut Reuters, dua sumber dekat lingkaran pemerintah Teluk menilai Trump kini lebih terdorong mencari kesepakatan, meski analis memperingatkan risiko eskalasi sebelum Kongres baru dilantik Januari.
Departemen Energi AS pada Rabu (4/11) juga mengumumkan akan meminjamkan 300.000 barel bahan bakar dari cadangan darurat Northeast Home Heating Oil Reserve ke empat perusahaan. Jumlahnya hampir sepertiga dari total 1 juta barel. Langkah ini merespons harga diesel yang mencetak rekor di atas 6,50 dolar AS per galon akibat perang Iran.
Latar singkat
Pada sesi sebelumnya Brent turun ke 100,60 dolar AS per barel. Data Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan stok minyak mentah menyusut 865.000 barel di tengah harapan kesepakatan AS-Iran. Baca artikel sebelumnya: Brent Jatuh ke $100,6 di Tengah Harapan Kesepakatan AS-Iran.
Kenapa ini penting untuk forex
Penurunan tajam harga minyak memangkas tekanan inflasi global yang selama ini menopang ekspektasi kenaikan suku bunga. Risalah Bank of Japan yang terbit Kamis (5/11) mencatat lonjakan harga minyak sekitar 50 persen sejak Juli ikut mengerek proyeksi inflasi Jepang. Jika harga energi terus melemah, pasar bisa menilai ulang peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Desember, yang berimbas ke dolar AS. Bagi Indonesia sebagai importir bersih minyak, harga yang lebih murah meringankan beban impor dan tekanan terhadap rupiah.
Yang dipantau
- Keputusan suku bunga Bank of England, Kamis (5/11) pukul 19.00 WIB.
- Data tenaga kerja AS Oktober (nonfarm payrolls), Jumat (6/11) pukul 20.30 WIB.
- Mediasi Qatar dan pernyataan resmi Gedung Putih soal Iran.