Harga emas kembali menembus 4.000 dolar AS per ons pada Rabu (4/11), didorong kemenangan Partai Demokrat di pemilu sela AS yang melemahkan dolar dan menekan imbal hasil obligasi.
Pada 13.36 WIB, kontrak berjangka emas Desember di bursa COMEX berada di 4.027,30 dolar AS per ons, naik 2,2 persen dari penutupan Selasa di 3.940,40 dolar AS. Pada 15.49 WIB, emas spot diperdagangkan di sekitar 4.036 dolar AS per ons. Ini pertama kalinya emas kembali ke atas 4.000 dolar sejak akhir Oktober.
Pemicunya adalah hasil pemilu sela AS. Partai Demokrat memenangi DPR dan diproyeksikan menguasai Senat. Pasar menilai pemerintahan terbagi membuat ekspansi fiskal baru lebih sulit disetujui.
Indeks dolar, yang mengukur dolar AS terhadap enam mata uang utama, turun ke 101,50, terendah dalam sebulan. Menurut Reuters, euro menguat ke 1,1249 dolar AS dan yen menguat ke 157,63 per dolar. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun ke sekitar 4,90 persen, terendah dalam hampir dua bulan.
Namun risiko utama emas belum hilang. Pasar masih memberi peluang hampir 78 persen bahwa Federal Reserve (bank sentral AS) menaikkan suku bunga pada Desember, menurut alat pemantau CME FedWatch, nyaris tidak berubah dari Selasa. Menurut Matt Simpson, analis pasar senior StoneX, "$4,000 is the obvious resistance level", sehingga uji sebenarnya adalah apakah emas bertahan di atas level itu hingga penutupan harian.
Latar singkat
Sehari sebelumnya emas justru melemah pada hari pemilu karena pasar menimbang peluang kenaikan suku bunga Desember (baca: Emas Melemah di Hari Pemilu). Kemenangan Demokrat juga telah menekan dolar ke level terendah sebulan (baca: Demokrat Sapu Bersih Kongres, Dolar Sentuh Level Terendah Sebulan). Pembalikan hari ini menegaskan pergerakan emas sangat bergantung pada arah dolar dan ekspektasi suku bunga.
Kenapa ini penting untuk forex
Bagi pasar valas, cerita emas hari ini pada dasarnya adalah cerita dolar. Emas dihargai dalam dolar AS, sehingga dolar yang melemah membuatnya lebih murah bagi pembeli bermata uang lain dan mendorong harganya naik. Salurannya ganda: Kongres yang terbagi membatasi prospek ekspansi fiskal dan menekan dolar, sedangkan turunnya imbal hasil obligasi mengurangi biaya memegang emas yang tidak memberikan bunga. Euro dan yen ikut menguat terhadap dolar. Namun efek pemilu ini bisa bersifat sementara; arah dolar berikutnya lebih ditentukan oleh data tenaga kerja dan keputusan suku bunga pekan ini.
Yang dipantau
- Data ketenagakerjaan AS (non-farm payrolls) Oktober: Jumat (6/11) pukul 8.30 waktu bagian timur AS atau 20.30 WIB. Konsensus pasar memprakirakan 50 ribu hingga 65 ribu lapangan kerja baru, naik dari 29 ribu pada September, dengan tingkat pengangguran tetap 4,2 persen.
- Keputusan suku bunga Bank of England: Kamis (5/11) pukul 12.00 waktu London atau 19.00 WIB. Pasar hampir pasti memperkirakan kenaikan dari 3,75 persen ke 4 persen, yang pertama sejak 2023.
- Hasil final kursi Senat AS: sejumlah kursi belum dipastikan dan penetapannya bisa kembali menggerakkan dolar serta emas.
Sumber
- Gold Price Today Tops $4,000: Bull $4,115, Bear $3,920 – FinanceFeeds
- Gold rises above $4,000 as dollar weakens after US midterms – StocksBreaking/Reuters
- Gold Climbs on Softer Dollar, Falling Treasury Yields After U.S. Midterms – Dow Jones via TradingView
- EMEA Morning Briefing: Futures Fall, Dollar Weakens as Democrats Win Senate – Dow Jones via Morningstar
- Bank of England set for first rate hike as energy shock worsens – ING THINK
- The Week Ahead in Markets and Economics – Charles Stanley