Perusahaan swasta Amerika Serikat (AS) menambah 86.000 pekerja pada Oktober 2026, melampaui perkiraan para ekonom di kisaran 69.000. Laporan Automatic Data Processing (ADP) yang dirilis Rabu (4/11) malam ini menjadi sinyal terbaru bahwa pasar kerja AS tetap solid, setelah data lowongan kerja kemarin juga menunjukkan penguatan.

Angka September direvisi turun dari 90.000 menjadi 86.000. Gaji pokok naik 3,2 persen dan total upah kotor naik 4,7 persen dalam setahun, menurut ADP Pay Insights. Penciptaan lapangan kerja terkonsentrasi di sektor jasa: perdagangan, transportasi, dan utilitas menambah 39.000 posisi, layanan pendidikan dan kesehatan 28.000, serta rekreasi dan perhotelan 19.000. Sebaliknya, jasa profesional dan bisnis memangkas 27.000 pekerja untuk bulan ketiga beruntun, menandakan pemulihan yang tidak merata. ADP juga mencatat upah pekerja yang pindah kerja tumbuh paling cepat sejak Maret 2024.

Latar singkat

Sehari sebelumnya, data lowongan kerja JOLTS menunjukkan posisi terbuka di AS melonjak ke 7,52 juta pada September. Bersama laporan ADP, kedua data itu membentuk gambaran konsisten: permintaan tenaga kerja AS masih kuat, tetapi pemulihan antar-sektor berjalan tidak merata. Baca selengkapnya: Lowongan Kerja AS Melonjak ke 7,52 Juta, Dolar Menguat

Kenapa ini penting untuk forex

Data tenaga kerja yang kuat mengubah ekspektasi arah kebijakan The Federal Reserve (Fed), bank sentral AS. Pasar kerja yang solid memberi ruang bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga, dan peluang kenaikan 25 basis poin (0,25 persen) pada pertemuan Desember diperdagangkan sekitar 79 persen menurut perangkat CME FedWatch. Ketika ekspektasi kenaikan suku bunga menguat, imbal hasil obligasi AS cenderung naik dan dolar AS biasanya ikut terbantu terhadap mata uang utama lainnya.

Namun ada batasnya: ADP hanya mengukur pekerja swasta, bukan pegawai pemerintah, dan angkanya kerap meleset dari laporan resmi pemerintah. Laporan tenaga kerja resmi AS untuk Oktober akan dirilis Jumat, dan data itu biasanya menggerakkan dolar lebih besar dibanding ADP.

Yang dipantau

  • Jumat (6/11) pukul 20.30 WIB: laporan tenaga kerja resmi AS untuk Oktober.
  • Kamis (5/11) pukul 19.00 WIB: keputusan suku bunga Bank of England, yang diperkirakan menaikkan suku bunga ke 4 persen.
  • Malam ini pukul 22.00 WIB: indeks manajer pembelian jasa AS (ISM Services PMI) untuk Oktober, yang juga bisa mengubah ekspektasi kebijakan The Fed.