Produktivitas pekerja Amerika Serikat naik 3,6 persen pada kuartal III 2026, jauh di atas perkiraan ekonom. Klaim pengangguran baru turun ke 189.000 pada pekan yang berakhir 31 Oktober.

Kedua data tersebut dirilis Biro Statistik Tenaga Kerja AS (Bureau of Labor Statistics, BLS) pada Kamis (5/11) pukul 08.30 waktu bagian timur AS atau sekitar 20.30 WIB. Produktivitas sektor nonpertanian, yang mengukur output per jam kerja, tumbuh 3,6 persen dalam laju tahunan, menurut InvestingLive. Ekonom memperkirakan kenaikan sekitar 2,8 persen.

Biaya tenaga kerja per unit turun 0,7 persen pada kuartal yang sama, berbalik dari kenaikan 1,2 persen pada kuartal II. Ukuran ini menghitung biaya yang dibayar perusahaan untuk menghasilkan satu unit output. Ketika upah naik lebih lambat daripada produktivitas, biaya per unit turun dan tekanan harga dari sisi upah mereda.

Klaim pengangguran awal turun 6.000 menjadi 189.000 pada pekan yang berakhir 31 Oktober, menurut Departemen Tenaga Kerja AS. Angka itu berada di bawah perkiraan 196.000 dan lebih rendah dari pekan sebelumnya, yang direvisi menjadi 195.000. Rata-rata empat pekan turun menjadi 194.750 dari 197.000. Namun klaim lanjutan naik 23.000 menjadi 1,718 juta pada pekan yang berakhir 24 Oktober, sehingga gambaran pasar tenaga kerja tetap campuran.

Latar singkat

Data ADP yang terbit Rabu (4/11) mencatat rekrutmen swasta AS bertambah 86.000 pada Oktober, di atas ekspektasi 69.000. Rangkaian data pekan ini menjadi pemanasan sebelum laporan ketenagakerjaan resmi Oktober yang terbit Jumat (6/11).

Kenapa ini penting untuk forex

Biaya tenaga kerja per unit adalah salah satu ukuran yang dipantau The Fed. Ukuran ini menilai apakah pertumbuhan upah sejalan dengan target inflasi 2 persen. Penurunan 0,7 persen meredakan sebagian kekhawatiran The Fed soal inflasi yang didorong upah. Meski begitu, pasar masih memperkirakan peluang besar kenaikan suku bunga pada rapat 8-9 Desember. Menurut CME FedWatch, peluang kenaikan seperempat poin pada Desember mencapai 81,2 persen, naik dari 77,4 persen sehari sebelumnya.

Dolar AS menguat tipis setelah data dirilis. Indeks dolar bergerak di sekitar 101,60 pada sesi Kamis, menurut FXStreet, dan memangkas sebagian pelemahan sehari sebelumnya. Namun data produktivitas jarang menggerakkan pasar secara besar, karena angkanya mudah berubah dan sering direvisi. Angka revisi kuartal III dijadwalkan terbit pada 8 Desember.

Yang dipantau

  • Laporan ketenagakerjaan AS Oktober, Jumat (6/11) pukul 20.30 WIB.
  • Inflasi konsumen (CPI) AS Oktober, Selasa (10/11) pukul 20.30 WIB.
  • Revisi data produktivitas kuartal III, Selasa (8/12) pukul 20.30 WIB.
  • Rapat The Fed berikutnya, 8-9 Desember.