Pemberi kerja di Amerika Serikat menambah 165.000 pekerjaan pada Oktober, jauh di atas perkiraan ekonom sekitar 65.000, sementara tingkat pengangguran turun ke 4,1 persen, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS).

Angka ini dikenal sebagai nonfarm payrolls, yaitu jumlah pekerjaan di luar sektor pertanian, pekerja rumah tangga, dan wirausaha. BLS juga merevisi naik laporan dua bulan sebelumnya. Kenaikan Agustus direvisi naik 53.000 menjadi 186.000, dan September direvisi naik 31.000 menjadi 60.000. Gabungan revisi itu menambah 84.000 pekerjaan dari laporan sebelumnya.

Jasa profesional dan bisnis memimpin perekrutan Oktober dengan 70.000 pekerjaan baru. Layanan kesehatan menambah 42.000, transportasi dan pergudangan 25.000, serta manufaktur 19.000. Kenaikan ini lebih dari tiga kali lipat rata-rata bulanan 48.000 selama 12 bulan terakhir.

Upah rata-rata per jam naik 14 sen, atau 0,4 persen, menjadi 38,00 dolar AS pada Oktober. Dalam 12 bulan terakhir, upah naik 3,1 persen, lebih cepat dari perkiraan 2,9 persen. Tingkat partisipasi angkatan kerja bertahan di 61,9 persen; rasio penduduk yang bekerja 59,3 persen. Jumlah penganggur tercatat 7,1 juta orang.

Pasar merespons cepat setelah rilis pada Jumat (6/11) pukul 20.30 WIB. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik lebih dari 6 basis poin, atau 0,06 poin persentase, ke 4,903 persen, menurut CNBC. Indeks dolar menguat 0,63 persen ke 102,18. Euro melemah ke 1,1150 dolar AS, dolar menguat terhadap yen ke 158,43, dan emas turun 1 persen ke 4.072,50 dolar AS per troy ons.

Latar singkat

Laporan ini melengkapi gambaran pasar tenaga kerja AS pekan ini. Data ADP pada Rabu (4/11) mencatat rekrutmen swasta naik 86.000 pada Oktober, di atas perkiraan. Sehari kemudian, klaim pengangguran mingguan turun ke 189.000, terendah sejak 1969. Presiden Federal Reserve New York John Williams sebelumnya menyebut ekonomi AS tangguh meski inflasi masih terlalu tinggi.

Kenapa ini penting untuk forex

Dua angka dalam laporan ini paling memengaruhi ekspektasi suku bunga The Fed, yaitu jumlah pekerjaan dan upah. Perekrutan 165.000 jauh melampaui perkiraan, dan upah naik 3,1 persen setahun, lebih cepat dari perkiraan 2,9 persen. Kombinasi itu memperkuat alasan The Fed menaikkan suku bunga pada pertemuan 9 Desember. Sebelum rilis, pasar memperkirakan peluang kenaikan 25 basis poin pada Desember sekitar 70 persen.

Dolar menguat karena imbal hasil obligasi AS naik setelah rilis, dan selisih imbal hasil yang melebar membuat dolar lebih menarik dibanding euro dan yen. Emas justru tertekan karena tidak memberi imbal hasil.

Yang dipantau

  • Survei Sentimen Konsumen Universitas Michigan untuk November (angka awal), Jumat (6/11) pukul 22.00 WIB, perkiraan 48.
  • Indeks Harga Konsumen (CPI) AS Oktober, Selasa (10/11) pukul 20.30 WIB.
  • Klaim pengangguran mingguan AS, Kamis (12/11) pukul 20.30 WIB.
  • Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) The Fed, 8-9 Desember; keputusan diumumkan Kamis (10/12) pukul 02.00 WIB.